ARTIKEL TENTANG PERAKITAN KOMPUTER

ARTIKEL TENTANG PERAKITAN KOMPUTER


ARTIKEL TENTANG PERAKITAN KOMPUTER

1. Pengertian Hardware adalah komponen pada komputer yang dapat terlihat dan disentuh secara fisik.Contoh dari Hardware 

      1. Casing

       Casing komputer merupakan kotak atau rumah untuk tempat perangkat-perangkat komputer seperti Processor (CPU), Motherboard, hardiks dan peranti-peranti yang lain. Selain itu casing komputer juga digunakan untuk melindungi perangkat-perangkat yang sangat sensitif seperti motherboard, floppy drive, power supply , hard disk drive dan komponen-komponen lainnya.
B. Contoh Gambar Casing


  2. Power Supply

    adalah sebagai alat bantu konverter tegangan listrik pada komputer yang dapat mengubah tegangan listrik yang memiliki arus AC ke arus DC sehingga semua hardware yang membutuhkan tegangan listrik yang berarus DC mendapatkan tegangan listrik yang secara langsung diberikan oleh power supply ini.


   3. Processor


     Intel Corporation  memiliki project riset yang sangat maju dalam seluruh aspek dalam bidang produksi semi konduktor, termasuk MEMS. Intel juga telah mengganti logo dan slogan pada awal Januari 2006. slogannya yaitu "intel inside" dirubah dengan "Intel Leap Ahead". Berikut ini beberapa produk prosessor intel hingga sampai saat ini : 
     1. Intel® Pentium®4
     2. Intel® Pentium® Dual-Core
     3. Intel® Core™2 Duo
     4. Intel® Core™2 Quad
     5. Intel® Core™2 Extreme
     6. Intel® Core™ i3
     7. Intel® Core™ i5
     8. Intel® Core™ i7


   4. Motherboard / Mainboard

      Motherboard ialah papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen pada komputer. Motherboard yaitu papan PCB yang mempunyai  jalur - jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya. Motherboard bisa disebut juga Mainboard.  Pada mainboard terdapat bagian - bagian input maupun output berupa socket ataupun slot. Seperti socket processor, slot memory, konektor IDE, socket Catu daya, Slot peripheral, I/O port. Jadi semua tempat untuk komponen sudah tersusun rapi di dalam motherboard ini.








      5. RAM 
Motherboard merupakan papan utama, atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen pada komputer. Motherboard yaitu papan PCB yang mempunyai jalur - jalur sistematis yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya.

     Fungsi RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer. Berikut adalah jenis-jenis dari RAM.

1.        RAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.






6. Hardisk CD/DVD ROM /Optical Drive

    Fungsi CD ROM
     Telah di jelaskan bahwa CD ROM mempunyai arti bahwa sebuah Hadware yang hanya bisa membaca CD saja. Selain kegunaan dasar tersebut CD ROM juga digunakan untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software lainnya.

     Fungsi DVD ROM 
     Drive berarti penggerak atau pemutar.DVD ROM DRIVE berarti penggerak atau pemutar pada sebuah DVD ROM.perangkat ini memiliki bentuk fisik yang sama persis seperti CD ROM DRIVE akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda fungsi DVD ROM DDRIVE untuk membaca data atau program pada DVD.





7. VGA
     VGA card disebut juga dengan kartu VGA, berasal dari singkatan “Video Graphics Accelerator” yang berfungsinya mengolah data graphis untuk ditampilkan pada layar monitor komputer. VGA juga mempunyai prossesor yang di sebut dengan GPU “Graphics Processing Unit” dan juga membutuhkan memory. Kartu VGA berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor.

Fungsi VGA Card (Video Graphics Accelerator) adalah untuk menerjemahkan ataupun mengubah sinyal digital yang berasal dari komputer menjadi tampilan grafis pada layar monitor. VGA card juga memiliki fungsi menerjemahkan output komputer ke monitor. Untuk bermain video game, membuat design graphic dan sebagainya.
  8. Monitor
adalah suatu alat yang digunakan sebagai output data tampilan grafis pada komputer tersebut. maka monitor juga sering di sebut sebagai layar tampilan komputer.



 9. Keyboard
    
     adalah alat input dan merupakan salah satu perangkat keras komputer yang memiliki macam-macam tombol yang memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada penekanannya yang dapat menghasilkan proses sesuai dengan kemauan kita.
 




 10. Mouse
adalah hardware yang dihubungkan ke komputer baik wire (kabel) atau secara wireless (tanpa kabel). Perangkat ini dinamakan mouse karena pada waktu itu piranti ini berbentuk seperti tikus. Disamping itu, kabel yang tersambung dengan mouse yang terhubung dengan komputer bentuknya seperti ekor tikus.









Langkah-Langkah Merakit Komputer

1. Memasang Processor ke Motherboard:


    Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.

    Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
    Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke  dalam socket sampai rapat.
    Kunci kembali dengan tuas pengunci.



2.        Memasang Motherboard
letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.



3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.






4. Memasang RAM / Memori
 Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.




5. Memasang Power Supply           
    Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
    Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.







 6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalu masukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.

Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.






 7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM
Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.

Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.

Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive. 








 8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.



 9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, maka tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

 10. Pemeriksa Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksa dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.

Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.



Penulis: 

Abdur Rohman
SMKN 1 PROBOLINGGO
Magang Angkatan 15

Tidak ada komentar :

Posting Komentar